Berikutini adalah Contoh Makalah Karya Ilmiah Bank Sampah yang bisa anda download dalam format file .doc atau .docx Microsoft Word sebagai bahan perbandingan atau referensi dalam menyusun makalah baru yang berhubungan dengan Penanganan Sampah dan Lingkungan Hidup. Contoh Karya, ILMIAH, Lingkungan, Hidup, Karangan, ilmiah Karya, ilmiah, yang, saya, kerjakan, ini, berisikan, tentang, bagaimana, keadaan, lingkungan, hidup, yang Karyailmiah merupakan salah satu tugas yang harus dipenuhi oleh seoang mahasiswa. Ragam karya ilmiah pun banyak, mulai dari tentang kebahasaan, kesehatan bahkan hingga pendidikan. Hubungan Perilaku Hidup Bersih (PHBS) dengan Diare pada Balita Usia 0-5 Tahun di Rumah harapan Bunda Tahun 2017 Pengaruh Lingkungan Kerja Fisik Dan Makadari itu, Dinas Lingkungan Hidup Kota Semarang mengadakan sebuah ajang perlombaan karya ilmiah lingkungan hidup tahun 2018. Kompetisi ini sekaligus diadakan untuk memeriahkan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Diharapkan, lewat adanya perlombaan ini para pelajar dapat menuangkan kreatifitas dan inovasi ilmiah mereka kedalam bentuk TUGASKARYA ILMIAH LINGKUNGAN HIDUP; NARRATIVE TEXT; RECOUNT TEXT; Kesan pertama di BBO (Blogger dan Bisnis Online) Total Tayangan Halaman. Followers. Diberdayakan oleh Blogger. My pic ^^ LINGKUNGAN HIDUP; LIRIK; LIRIK LAGU; MAKALAH; MAKALAH LINGKUNGAN HIDUP; Mikroskop; NARRATIVE TEXT; PEMILIHAN KATA; PEMROGRAMAN BAHASA JAVA; PTIK; PUISI 5SO0NW. 0% found this document useful 0 votes42 views16 pagesDescriptionkarya tulis ilmiahCopyright© © All Rights ReservedAvailable FormatsDOCX, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?0% found this document useful 0 votes42 views16 pagesKarya Tulis Ilmiah Tentang Lingkungan Hidup by BUDIJump to Page You are on page 1of 16 You're Reading a Free Preview Pages 6 to 14 are not shown in this preview. Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime. KARYA ILMIAH LINGKUNGAN HIDUP NAMA Jessica Tiara Sitompul KELAS XII IPA-1 SEKOLAH Yayasan Perguruan Sultan Agung. Jln Surabaya No. 19 PematangSiantar 2118 – SUMATERA UTARA INDONESIA KATA PENGANTAR Puji dan syukur saya panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas berkat dan karunia-Nya kepada saya sehingga saya dapat menyelesaikan makalah yang bertema “BERI CINTA Bersih, Hijau, Indah, Berciri, dan Berestetika dengan judul “LINGKUNGAN HIDUP”. Karya ilmiah yang saya kerjakan ini berisikan tentang bagaimana keadaan lingkungan hidup yang kita temui sehari-hari dan lebih khususnya membahas bagaimana kita harus menjaga lingkungan hidup. Saya berharap karangan ilmiah yang saya kerjakan ini dapat memberikan informasi kepada pembaca agar senantiasa menaruh perhatian lebih untuk lingkungan hidup tempat kita tinggal. Saya menyadari bahwa karya ilmiah yang saya kerjakan ini jauh dari kata sempurna. Oleh karenanya kritik dan saran yang bersifat membangun saya harapkan dari setiap pihak atau pembaca, demi sempurnanya karya ilmiah ini. Akhir kata, saya mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah ikut serta dalam pembuatan Karya Ilmiah ini dari awal hingga akhir. Semoga senantiasa Tuhan menyertai kita sekalian. PematangSiantar, 20 Oktober 2014 Penulis Jessica Tiara Sitompul i DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL KATA PENGANTAR ......………...……………………………………… I DAFTAR ISI ......………...………………………………………………… II BAB I PENDAHULUAN ………………………………………………………. 1 BAB II PEMBAHASAN …………………………………………………………. 2 A. Kesadaran masyarakat akan lingkungan hidup B. Efek dari kurangnya menjaga lingkungan hidup C. Cara menjaga lingkungan hidup BAB III PENUTUP……………………………………………………………….. 3 DAFTAR PUSAKA ……………………………………………………………… 4 ii BAB I PENDAHULUAN Kebersihan lingkungan hidup dapat kita artikan yaitu bahwa lingkungan yang asri, indah,hijau, yang dihiasi pohon-pohon di setiap sudut kota tetapi juga lingkungan yang tidak jauh dari yang namanya sampah, polusi udara, bau dan lain sebagainya. Contohnya saja seperti di Indonesia ini, mengenai lingkungan hidup yang kotor dan penuh polusi meningkat dari tahun ketahun. Bahkan sudah mencapai tingkat yang dapat dikatakan membahayakan. Jika lingkungan hidup yang kita tinggali masih rentan dengan yang namanya sampah, sudah dapat dipastikan lingkunga hidup yang kita tinggali adalah kotor, yang mana lingkungan yang kotor dapat menyebabkan penyakit berbahaya seperti, diare akibat makanan dan minuman yang kita konsumsi dihinggapi lalat. Kita juga dapat terjangkit penyakit alergi, yang dikarenakan udara yang kita hirup sudah tidak bersih dan tempat tinggal yang kita tinggali sudah tidak asri lagi. Contoh lain juga dengan polusi yang diakibatkan pengendara baik sepeda motor ataupun mobil. Tidak jauh seperti kota siantar dapat kita simpulkan bahwa kota ini dapat dikatakan sangat tercemar, baik itu akan sampah ataupun polusi udara di setiap sudut kota Siantar masih kita temui sampah yang berserakan di mana-mana. Tentu sampah-sampah yang berserakan itu tidak lain dan tidak bukan adalah karena ulah kita sendiri sebagai manusia. Padahal seharusnya tugas kita sebagai makhluk yang memiliki akhlak kita harus perduli terhadap lingkungan hidup. Mulai dari hal yang kecil saja, yaitu seperti membuang sampah pada tempat yang sudah disediakan, menanam pohon agar setidaknya polusi udara yang menyebar dapat di bersihkan oleh hijaunya daun pepohonan. Bukankah alangkah bahagianya kita kalau kota siantar yang kita cintai ini bebas dari sampah-sampah dan polusi,? Siantar akan terus dan selalu menjadi kota yang bersih dan asri jika kita ikut membantu dari hal yang kecil untuk Kota yang kita cintai ini. 1 Berdasarkan latar belakang karya ilmiah yang terpapar di atas, penulis merumuskan beberapa masalah-masalah yang akan dibahas, yakni a. Bagaimana kepedulian masyarakat akan keadaan lingkungan hidupnya? b. Cara apa yang paling tepat dalam menjaga lingkungan hidup? c. Apa dampak dari kurangnya menjaga lingkungan hidup? 1 Terciptanya lingkungan hidup yang bersih dan asri. 2 Meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan lingkungan hidup 3 Menanam pohon, demi kelangsungan hidup dan keindahan tempat tinggal kita. Untuk memberi informasi yang lebih akurat dalam karya ilmiah, saya menggunakan metode Kunatitatif Non Eksperimen. Dalam pembahasan ini saya hanya mengambil 2 metode yaitu deskriptif, dan survey. Berikut penjelasannya Menggambarkan sebenarnya keadaan lingkungan hidup yang benar-benar hidup. Pernyataan itulah yang dipaparkan penulis dalam masalah ini Lingkungan hidup yang benar-benar hidup diartikan disini adalah bagaimana lingkungan yang bersih, indah, hijau dan yang paling penting enak dipandang mata. Mengajak setiap orang untuk melihat sebenarnya apa yang telah kita perbuat terhadap lingkungan tempat kita tinggal Dalam metode ini penulis mencari tahu sebenarnya berapa banyak orang yang benar-benar peduli terhadap keadaan lingkungan hidup? Adakah atau tidak sama sekali? Bagaimana dengan anak-anak muda jaman sekarang apakah mereka masih peduli akan lingkungan hidup? Itulah yang menjadi pertanyaan yang diajukan dalam makalah karya ilmiah ini. kita tidak tau berapa banyak orang yang masih peduli terhadap lingkungan hidup. BAB II PEMBAHASAN I. Kesadaran masyarakat terhadap lingkungan hidup Dalam hal ini kepedulian masyarakat sangat dibutukan, kurangnya kesadaran selama ini membuat lingkungan hidup semakin hari semakin tercemar. Kata indah, bersih, hijau, nan asri masih terbilang sangat jauh dari kehidupan kita saat ini, setiap hari kita hanya melihat situasi yang semakin hari semakin memprihatikan bumi. Contohnya saja asap-asap kendaraan bermotor yang melintas setiap hari dijalanan, sampah-sampah yang berserakan dibuang begitu saja, ada yang membuangnya dijalanan, membuangnya diparit, bahkan ada yang tega membuangnya ke sungai ataupun laut. Memprihatinkan bukan,? Pendapat beberapa orang yang ditemui mengatakan, jangan tanya siapa-siapa saja yang masih peduli, tetapi kau tanya pada dirimu sendiri, apakah kau sudah melakukan yang seharusnya kau lakukan? Dalam makalah ini penulis berharap akan kepedulian kita kepada lingkungan hidup terutama kepada bumi, agar senantiasa mau bersama membangun keindahan dan kenyamanan, terutama pada daerah perkotaan. II. Efek dari kurangnya menjaga lingkungan hidup Banyak yang mengatakan bahwa bumi ini sangat panas, dan mereka malah menyalahkan Tuhan. Padahal Tuhan tidak campur tangan dengan membuat bumi panas. Yang membuat bumi ini panas adalah kita sendiri, akibat asap-asap kendaaran bermotor yang banyak, lapisan ozon sedikit demi sedikit, menipis dan koyak, sehingga tidak ada lagi yang menahan panas teriknya matahari langsung. Bahkan bumi akan semakin panas dengan tidak adanya pepohonan yang ditanam. Hal tersebut berlaku juga terhadap sungai-sungai yang sudah tercemar akibat limbah sampah, dan limbah industry rumah tangga. Efek dari detergen yang mereka gunakan untuk mencuci ternyata mengancam populasi setiap makhluk hidup air. Memang tidak tau siapa yang harus disalahkan dalam masalah ini, tapi sebaiknya kesadaran kita sendirilah yang senantiasa dibutuhkan bumi. III. Cara menjaga lingkungan hidup Dari hal kecil seperti membuang sampah pada tempatnya, yang mana nantinya sampah-sampah itu dapat didaur ulang dan kita dapat menggunakannya kembali. Dengan mengurangi pemakaian kendaraan bermotor, atau tidak menggunakan asap kendaraan yang terlalu mengepul dan membahayakan. 2 BAB III PENUTUP Dari paparan berita diatas dapat kita simpulkan bahwa bumi kita masih sangat jauh dari kata Indah. Memang tidak tau siapa yang harus disalahkan dalam masalah ini, tapi sebaiknya kesadaran kita sendirilah yang senantiasa dibutuhkan bumi. Kita diberi tempat yang indah oleh Yang Maha Kuasa adalah untuk menjaganya, bukan merusaknya. AYO!! Selamatkan Bumi Kita.. Dari penulis untuk para pembaca adalah ada baiknya mulai sekarang kita memulai untuk turut andil dalam pemeliharaan lingkungan hidup. Menggunakan asap kendaraan yang tidak terlalu banyak sehingga menyebabkan pengepulan dilapisan ozon. Tidak membuang sampah kesungai, dan jangan terllau banyak menggunakan detergen karena limbahnya dapat mematikan populasi makhluk air. Penulis juga menyadari dalam penulisan karya ilmiah ini masih kurang, baik dari segi perkataan dan pemaparan isi. Saran dari pembaca sangat berguna bagi saya, agar makalah yang saya buat ini, menjadi lebih sempurna dan baik lagi. Atas perhatiannya penulis mengucapkan terima kasih. 3 DAFTAR PUSTAKA diakses 22 Mei 2013 4

karya ilmiah lingkungan hidup